December 15

Hati-hati, Sariawan Bisa Menyebabkan Gejala Bisu dan Cemberut!

Posted by ginanjarck . Filed under Tips&Trik | 13 Comments

Hati-hati kawan, sariawan berpotensi menyebabkan gejala bisu dan cemberut. Gak percaya??!! Berikut ini analisa dari Dr. Ginanjar Cahya Komara, P.hd….(alah)

  1. Menurut sumber dari wikipedia, bisu adalah ketidakmampuan seseorang untuk berbicara yang disebabkan oleh gangguan pada organ-organ seperti tenggorokan, pita suara, paru-paru, mulut, lidah, dsb. Nah, sariawan yang muncul pada mulut atau lidah seseorang (apalagi kalau jumlahnya banyak), berpotensi membuat orang tersebut tidak enak dan nyaman kalau berbicara. Alhasil tidak jarang orang tersebut mengurangi intensitas berbicaranya. Atau kalau sudah akut, maka bisa sampai pada taraf bisu sementara. Istilah kerennya adalah temporary silent.
  2. Sariawan sangat mungkin membuat seseorang malas beraktivitas dengan mulut. Salah satunya seperti poin nomor 1 sebelumnya. Nah, selain itu ada aktivitas lain yang juga mendapatkan pengaruh. Yaitu senyum. Kalau sudah sariawan, apalagi dengan jumlah yang banyak di sekitar bagian dalam bibir, maka bukan bisu saja yang bisa terjadi. Tetapi juga senyum seolah sulit untuk mampir. Maka siap-siap saja dengan tampang yang cemberut.

(udah ah, ngasal mode off, sekarang serius mode on)

Pernah dengar yang namanya sariawan? Sudah pernah mengalaminya? Kalau belum, bersyukurlah. Berarti Anda termasuk sedikit orang yang beruntung. Kalau sudah pernah, berarti kita sama, saya juga pernah,,hehe… Menurut sumber yang saya dapat, sariawan atau dalam istilah kedokteran disebut dengan Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) adalah radang pada mukosa mulut berupa ulkus atau cekungan dengan dasar dangkal berwarna kekuningan yang dibatasi dengan kemerahan yang jelas.

Sejauh ini, belum ada sumber pasti yang menyebutkan penyebab pasti dari sariawan. Tapi paling tidak, ada beberapa faktor yang disinyalir menjadi penyebab dari sariawan:

  1. Kebersihan rongga mulut yang kurang terjaga. Bakteri-bakeri yang tertinggal berpotensi besar menyebabkan sariawan.
  2. Kekurangan vitamin C, B12, dan zat besi.
  3. Pencernaan yang tidak sehat atau tidak bekerja sebagai mana mestinya.
  4. Faktor psikologis seperti stress, banyak pikiran, dll.
  5. Luka yang disebabkan karena tergigit, saat sikat gigi, dll.
  6. Faktor keturunan/genetik (katanya…)
  7. Mengkonsumsi makanan/minuman yang terlalu panas atau dingin. Selain itu juga sering mengkonsumsi daging kambing.

Lebih baik mencegah daripada mengobati, ya kan?  Nah, bagaimana caranya? Mudah aja, kita liat aja 6 poin penyebab sariawan di atas. Berarti cara mencegahnya:

  1. Jaga kebersihan rongga mulut. Sikat gigi setelah makan dan sebelum tidur. Yang sebelum tidur ini penting banget, karena saat tidur mulut tertutup rapat. Seandainya tidak sikat gigi, maka bakteri-bakteri yang tertinggal akan sangat leluasa menggerogoti mulut kita.
  2. Banyak makan buah-buahan. Ibarat kata tiada hari tanpa makan buah. Selain itu sayur-sayuran juga penting untuk dikonsumsi setiap hari. Banyak minum juga.
  3. Nah, untuk yang pencernaan bisa dengan melakukan pijat refleksi. Ada titik-titik tertentu yang bisa dipijat untuk melancarkan dan memulihkan pencernaan. Titiknya yang mana? saya juga ga tau…hehe…
  4. Jangan sering-sering berada pada kondisi stress dan banyak pikiran. Sering-sering refreshing untuk me-refresh pikiran kita.
  5. Hati-hati kalau makan dan menyikat gigi, jangan terlalu heboh. Nanti malah berakibat luka.
  6. Faktor genetik, wah no comment deh.
  7. Lebih baik makan/minum yang suhunya sedang-sedang saja. Jangan terlalu panas dan dingin. Malah konon katanya minum minuman yang dingin tidak baik bagi tubuh. Kalau yang suka makan daging kambing juga bisa dikurangi.

Nah, tapi kalau sudah terlanjur kena sariawan gimana? Sebetulnya tinggal copy paste aja dari 7 poin cara mencegah sariawan di atas. Tapi selain melakukan cara pencegahan di atas, ada beberapa poin tambahan yang bisa dilakukan:

  1. Banyak minum jus buah. Buah-buah yang disinyalir cukup ampuh adalah tomat dan jambu air. Tapi jus yang lain juga boleh, asal tetap buah.
  2. Kumur-kumur pake air garam. Sebelumnya, kuatkan diri kita untuk menahan rasa sakit yang timbul. Siap-siap aja menitikkan air mata.
  3. Banyak bicara. Atau paling tidak, jangan mengurangi kadar berbicara kita seperti pada keadaan normal (tidak sariawan). Ini menurut Bapak saya, katanya dengan kita banyak berbicara, maka mulut kita akan sering bergerak sehingga aliran darah pada mulut pun akan lancar. Yang akhirnya mempercepat proses penyembuhan.
  4. Banyak makan. Selain supaya tubuh kita tetap dapat nutrisi, juga supaya mulut kita jadi banyak bergerak. Biar pun perih hajar aja, jangan memanjakan sariawan.
  5. Pake Albothyl. Nah, ini dia yang paling mantap. Cara makenya ada 2, pertama teteskan pada cutton bud kemudian tempelkan cutton bud pada sariawan. Dijamin Anda akan merasakan “kenikmatan” tiada tara sampai menitikkan air mata, lebih deras dari pada kumur-kumur pake air garam. Cara yang kedua, larutkan beberapa tetes albothyl ke dalam segelas air bening, kemudian kumur-kumur deh. Sama seperti pake air garam. Tapi hati-hati jangan terminum, karena ini adalah obat keras yang hanya untuk bagian luar badan.

This entry was posted on Monday, December 15th, 2008 at 8:03 pm and is filed under Tips&Trik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

13 Responses to “Hati-hati, Sariawan Bisa Menyebabkan Gejala Bisu dan Cemberut!”

  1. ikpoe on December 16th, 2008 at 3:27 am

    Wah sudah mendalami ilmunya ternyata… Btw udah sembuh jar? saya udah mendingan ngomong L nya, hehe…

  2. ginanjarck on December 16th, 2008 at 11:29 am

    ikpoe: iya klas, dendam saya..hehe…:) Sembuh sih belum, tapi udah mendingan banget lah..Alhamdulillah

  3. haris on December 17th, 2008 at 5:58 pm

    sariawan anjar yg super banyak itu gara2 apa jar? kok ga dibahas juga?

    ~stress kah?? :P

  4. kamal on December 17th, 2008 at 7:21 pm

    wahh… bermanfaat banget artikelnya jar… makasi2, lagi sariawan nih

  5. yans on December 17th, 2008 at 8:55 pm

    mari sikat gigi setelah makan,
    bawa sikat gigimu ke mana pun kau pergi,
    ke kampus, ke rumah temen, ke mana mana

    ~kampanye sikat gigi :p

  6. ginanjarck on December 18th, 2008 at 11:58 am

    @haris: waduh ris jangan disebut di sini dong, hehe. Sepertinya itu karena metabolisme pencernaannya yang kurang sehat. Lebih lanjut insya Allah penjelasannya di postingan berikutnya.

    @kamal: oke sama-sama. Insya Allah ada lanjutannya nanti.

    @yans: Yup setuju bung yans…

  7. Aulia on December 19th, 2008 at 4:04 pm

    Pak Dokter Anjar angkat bicara akhirnya… :)

  8. ginanjarck on December 21st, 2008 at 2:20 pm

    @Aulia: Hehe

    :)

  9. haris on December 28th, 2008 at 10:05 am

    update…update… hehe…

  10. ardiantainyoman@rocketmail.com on February 24th, 2009 at 4:55 pm

    aku lagi sariawan tapi sudah1 minggu ngak keler-kelar dah kedokter.tapi gak ada perubahan. udah pake obat dokter yang cukup mahal.abotil juga sudah …heeee
    tapi gak sembuh2 lo….
    tolong gmn ada cara lain gak…?
    help me”””’sangat2. menyakitkan……………..?

  11. ginanjarck on February 27th, 2009 at 10:44 am

    @ardiantainyoman@rocketmail.com:
    waduh…saya turut sedih, soalnya saya pernah sariawan banyak, malahan sampai lebih dari 2 minggu…

    Coba dipijat refleksi. Ada titik-titik pijat untuk mengobati sariawan. Insya Allah nanti saya post deh di postingan berikutnya…

    sabar ya…

  12. rara on March 4th, 2009 at 11:55 am

    thanx ya info nya..
    aku salah satu pelanggan setia sariawan. tiap bln mesti ada.andai aja ada sariawan award..
    blom coba sih, baru baca. btw, aku rajin sikat gigi lho.. odolnya enzim, makan standar(ga panas, ga suka dingin), tapi kok tetep.
    emang sih sering kegigit&sikat giginya keseleo. tapi, mosok kesenggol dikit aja langsung luka sedalam sumur?? pusing kan??

  13. ginanjarck on March 4th, 2009 at 2:04 pm

    @rara:

    Hmm..bukannya promosi nih, tapi mungkin odol Sensodyne bisa dicoba. Selain itu, yang saya tahu sariawan juga bisa disebabkan karena sistem metabolisme dan pencernaan yang kurang sehat. Solusinya bisa dengan pijat refleksi. Pijatnya seperti apa, titik-titiknya mana aja insya Allah dipostingan berikutnya ya… :)

Leave a Reply